Aneka masalah anak

Aneka Masalah Anak

1. Maaf
Seringkali ketika orang tua berbuat salah, mereka amat jarang mengucapkan kata “Maaf”. Padahal dengan ungkaan tersebut orangtua sudah memperlihatkan kepada anak-anaknya bahwa mereka pun dapat melakukan kesalahan dan karenanya harus mengungkapkan perasaan bersalah dan menyesal bila kesalahan yang mereka lakukan telah membuat anaknya sedih atau susah.

2. Tidak
“Tidak, jangan lakukan itu, nanti kamu menyakiti hati orang lain,” atau “Tidak, kita tidak punya cukup uang untuk membeli barang tersebut.” Bila orangtua tidak dapat mengatakan ‘Tidak’ pada anak-anaknya, mereka akan tumbuh dewasa tanpa mengetahui bagaimana cara memberi respons terhadap keterbatasan.

3. Sudah cukup
“Sekarang menonton TV nya sudah cukup ya,” atau “Hari ini kamu sudah cukup makan permen.” Kalimat ini akan membentuk batasan dan memberi kesempatan pada anak untuk mengembangkan kepekaan terhadap pengendalian diri. Kadang, ada kalanya hukuman diperlukan bila anak tidak mengikuti apa yang Anda katakan padanya.

4. Bagaimana, ya, perasaannya?
Berilah pertanyaan seperti itu kepada anak, agar mereka akan mengetahui efek dati tindakan yang ia lakukan terhadap orang lain. Nantinya, anak akan memiliki perasaan bermawas diri sebelum ia melakukan perbuatan yang dapat menyakiti perasaan orng lain.

5. Hal ini tidak sesuai
“Menurut kamu, kira-kira ada cara lain atau tidak ya?” Mempertimbangkan cara alternatif dalam berperilaku di situasi yang sulit merupakan salah satu langkah mengatasi suatu masalah, suatu keterampilan yang amat penting dan memiliki manfaat dalam pembentukan pribadi anak.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.